Pelatihan Soft Skill Untuk Karyawan

Soft skill dapat diterjemahkan sebagai kemampuan yang dimiliki oleh karyawan diluar kemampuan akademis atau teknis. Bila seorang karyawan hanya baik dalam hard skill saja, sedangkan soft skill yang dimiliki kurang baik akan menghambat karyawan tersebut dalam menangani sebuah pekerjaan terutama yang berhubungan dengan orang lain dan akan sering menimbulkan konflik. Untuk itulah perusahaan perlu memberikan pelatihan soft skill untuk karyawan. Karyawan dengan soft skill yang baik biasanya dapat menyelesaikan pekerjaan secara baik pula dan dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.

Jenis pelatihan karyawan soft skill terdiri dari dua ketegori, yang pertama adalah intrapersonal skill. Yang termasuk ke dalam  jenis intrapersonal skill adalah kesadaran diri, penilaian diri, kemauan untuk terus belajar, keberanian, sikap fleksibel, komitmen, motivasi, tujuan hidup, kesadaran emosional, keahlian diri, keterampilan komunikatif, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, manajemen stress, manajemen waktu, dan keahlian negosiasi.

Sedangkan soft skill yang kedua adalah interpersonal skill. Yang termasuk ke dalam interpersonal skill adalah kesadaran sosial, orientasi pelayanan, empati, moralitas, keterampilan sosial, manajemen konflik, kepemimpinan, etika kerja, dan sopan santun.

Tidak hanya mencari cara meningkatkan produktivitas, harusnya perusahaan juga berfikir bagaimana meningkatkan soft skill yang dimiliki oleh karyawan. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan program pelatihan karyawan soft skill kepada karyawan. Pelatihan soft skill kepada karyawan dinilai sebagai salah satu kebutuhan pelatihan karyawan yang perlu diberikan di perusahaan saat ini.

Contoh pelatihan karyawan soft skill yang dimiliki oleh Improvement Focus® sebagai lembaga pelatihan karyawan terpercaya adalah Manajemen Konflik, How To Handle Difficult People, How To Handle My Stress, Sense of Belonging, Lean Leadership dan masih banyak yang lainnya.

Sebagai pemilik usaha haruslah pandai-pandai dalam memilih materi pelatihan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan pelatihan karyawan. Karena pelatihan karyawan yang efektif dapat dirasakan manfaat pelatihan karyawan itu sendiri tidak hanya untuk karyawan tetapi juga memberikan dampak bagi perusahaan.

Kebutuhan Pelatihan Karyawan

Pelatihan kerja karyawan berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.

Kebutuhan pelatihan karyawanberhubungan erat terhadap hasil kinerja karyawan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah penilaian untuk mengukur kinerja karyawandan pelatihan karyawan dilaksanakan setelah ada hasil dari penilaian tersebut. Program pelatihan karyawan dilakukan dengan tujuan agar para karyawan memiliki pengetahuan, metode pelatihan karyawan sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang mereka lakukan. Pelatihan karyawan yang efektif, dapat memberikan efek yang baik kepada karyawan sehingga dapat menjadi cara pengembangan karyawan dan mampu memahami beberapa hal terkait pekerjaannya

Keberadaan SDM dalam organisasi maupun perusahaan sangat penting. Kualitas SDM yang baik dan maju akan memberikan efek positif terhadap organisasi itu sendiri. Untuk itu agar perusahaan maju dan dapat bersaing dengan kompetitornya, maka dibutuhkan SDM yang kompeten dan berkualitas untuk mendukung kemajuan perusahaan. Bagaimana cara menjadikan SDM tersebut berkualitas? tentunya perusahaan harus memiliki rencana pelatihan karyawan untuk meningkatkan kualitas karyawannya.

Manfaat pelatihan karyawan bagi perusahaan:

  1. Perusahaan dapat bersaing dengan para kompetitor dan menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.
  2. Perusahaan mampu menyiapkan dan menjawab tantangan di masa depan.
  3. Perusahaan dapat menghadirkan produk berkualitas yang dapat meningkatkan citra perusahaan itu sendiri.
  4. Perusahaan dapat mempersiapkan karyawan-karyawan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
  5. Sebagai cara meningkatkan profit perusahaan

Manfaat pelatihan untuk karyawan adalah sebagai berikut:

  1. Karyawan mengerti dan bertanggungjawab terhadap jobdesknya.
  2. Karyawan dapat menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian terhadap dirinya dan perusahaan.
  3. Citra karyawan dapat meningkat karena terupgradenya skill serta attitude dirinya.
  4. Sebagai cara meningkatkan produktivitas kerja

Biaya Pelatihan Karyawan

Program pelatihan dan pengembangan karyawan sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Ditengah persaingan bisnis tentunya diperlukan Sumber Daya Manusia terbaik dan tentunya dalam mendapatkan SDM terbaik dan tepat tidaklah mudah. Pemilik usaha harus mengetahui kondisi dan kebutuhan perusahaan dan hal penting lainnya adalah pemahaman tentang ilmu pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri.

Salah satu cara memahami SDM adalah dengan mengikuti program pelatihan karyawan. Namun pelatihan SDM biasanya dikenakan biaya yang cukup mahal, bagi perusahaan besar mungkin tidak terlalu mempermasalahkan biaya. Tetapi bagi perusahaan rintisan dan UMKM, biaya pelatihan SDM yang relatif mahal hingga jutaan menjadi pertimbangan untuk ikut serta dalam pelatihan karyawan tersebut. Padahal, program pelatihan SDM sangat penting dalam mencapai kesuksesan perusahaan melalui pengelolaan dan pengembangan SDM yang baik.

Banyak cara yang bisa dilakukan pemilik usaha untuk mensiasati biaya pelatihan karyawan. Bisa dengan mengikutsertakan leader dalam sebuah pelatihan untuk karyawan, yang kemudian leader tersebut membagikan ilmu yang didapatkannya dari program pelatihan SDM kepada anggota timnya. Namun jika perusahaan memiliki alokasi dana untuk pengembangan karyawan tidak ada salahnya jika menunjuk sebuah lembaga pelatihan karyawan untuk kebutuhan pelatihan karyawan.

Banyak juga lembaga training karyawan yang menyelenggarakan training karyawan dengan harga yang ekonomis bila mendaftarkan beberapa peserta pelatihan karyawan. Hanya saja perlu lebih teliti membandingkan lembaga pelatihan karyawan satu dengan yang lain untuk mendapatkan biaya pelatihan karyawan terbaik dan juga metode pelatihan karyawan yang tepat.

Dari semua permasalahan biaya training karyawan, yang perlu dipertimbangkan juga adalah efektivitas pelatihan karyawan itu sendiri. Perusahaan perlu melakukan evaluasi pelatihan karyawan yang telah dilakukan. Karena hanya akan sia-sia mengeluarkan banyak biaya untuk pelatihan karyawan jika tidak didapatkan manfaat pelatihan karyawan itu sendiri.

Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan dengan Konsep Kaizen Event

Kaizen event adalah konsep bertahun-tahun telah digunakan sebagai sumber fasilitas kekuatan yang cepat dan perubahan yang efektif dalam organisasi, contoh kaizen seperti untuk mengeliminasi waste, mengurangi biaya, dan cara meningkatkan produktivitas.

Berikut langkah-langkah pedoman cara membuat kaizen yang biasa diambil ketika organisasi mulai melakukan kaizen event:

  • Perencanaan – Leader kaizen akan mengumpulkan data tentang masalah tertentu dan mengusulkan konsep kaizen event  yang telah terencana untuk menyelesaikan masalah dengan cepat.
  • Agenda Kaizen – Pemimpin tim akan mengumpulkan tim yang akan fokus pada agenda kaizen dalam beberapa hari ke depan.  Anggota tim adalah orang yang memiliki peran langsung dan paling bertanggung jawab di setiap area yang mereka tangani.
  • Tindak lanjut – Setelah agenda selesai, penting bagi tim kaizen untuk menindaklanjuti dan memastikan semua tugas yang diajukan dan solusinya dapat digunakan untuk jangka panjang.

Agenda kaizen event ini tidak lama atau berlarut-larut. Atribut utama yang berlaku di semua kaizen event adalah fakta dimana mereka dapat bergerak cepat dan fokus pada masalah yang spesifik. Tujuannya adalah untuk menghasilkan solusi jangka panjang yang dapat membantu cara meningkatkan profit perusahaan dan efisiensi.

Untuk melakukan perubahan, dari proses perencanaan menuju tahap persetujuan organisasi bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Orang-orang yang pada awalnya bersemangat, sering kehilangan antusiasme mereka dari waktu ke waktu karena hal-hal tersebut terlalu lama diselesesaikan. Dengan kaizen,  semua orang yang terlibat mampu memanfaatkan energi dan antusiasme mereka untuk mendapatkan hasil dengan cepat.

Usaha ini juga membantu karyawan lebih bersemangat untuk bekerja secara aktif dan menjadi cara meningkatkan kinerja dengan mendapatkan manfaat langsung dari perubahan yang dijalankannya. Tidak hanya mendorong perubahan di satu area saja, teknik kaizen event pada akhirnya akan membuat perubahan cepat di perusahaan. Kaizen juga terbukti mampu menjadi cara meningkatkan produktivitas karyawan selain dengan pelatihan karyawan, karena mereka menjadi lebih termotivasi.

Prinsip kaizen event terbukti sebagai cara yang efektif untuk mengatasi kesulitan atau masalah dengan sangat cepat. Daripada harus terjebak di dalam sistem yang mengandalkan manajemen untuk membuat perubahan, kaizen event akan mengumpulkan semua orang yang terlibat untuk bersama-sama segera mengenali dan menyetujui perubahan perbaikan dengan cepat.

Tanda Perusahaan yang Menghargai Karyawannya

Besar-kecil nya perusahaan tidak bisa dijadikan penentu utama apakah perusahaan menghargai karyawan mereka. Kadang, perusahaan yang maju pun punya kekurangan dalam pengembangan SDM nya. Berikut tanda perusahaan yang menghargai karyawannya,

  1. Perusahaan memberikan ruang kreativitas untuk karyawan

Perusahaan yang menghargai karyawannya tidak akan membatasi kreativitas karyawannya. Justru memberikan wadah serta mau mendengar segala ide yang disuarakan oleh karyawannya.

  1. Pemimpin bersifat adil dan terbuka

Pemimpin yang adil dan terbuka akan memberikan penilaian yang tidak dititikberatkan pada salah satu karyawan. selalu menyampaikan penilaian secara transparan sehingga setiap karyawan bisa memahami dimana letak kelemahan serta kelebihan mereka dan juga mau mendengar serta menerima terhadap segala macam kritikan.

  1. Perusahaan menyediakan wadah untuk menampung keluhan karyawan.

Perusahaan mau mendengarkan keluhan dan pendapat dari karyawan, tidak otoriter dan seenaknya.

  1. Suasana kerja yangmenyenangkan dan nyaman

Perusahaan menciptakan suasana yang nyaman sehingga membuat karywan merasa betah berlama-lama untuk menyelesaikan pekerjaannya di kantor dan memfasilitasi segala hal yang menunjang kenyamanan karyawan. Hal ini tentunya menjadi cara meningkatkan kinerja karyawan.

  1. Perusahaan memiliki perhatian penuh kepada kesejahteraan karyawan.

Perusahaan memiliki perhatian penuh pada kesejahteraan karyawan berikut keluarganya dengan memfasilitasi kesehatan dan membayar gaji sesuai dengan yang seharusnya.

  1. Perusahaan memiliki target yang jelas

Perusahaan memiliki target yang jelas dan cara memenuhi target tersebut. Jika target yang ditetapkan berubah-ubah dan tidak jelas pakemnya dan tidak menjelaskan secara gamblang bagaimana cara mencapai target tersebut, bisa dipastikan mereka memang hanya menjadikan karyawan sebagai sapi perah saja.

  1. Memberikan kesempatan berkembang

Perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk berkembang dan memfasilitasinya dengan mengadakan program pelatihan karyawan dan juga melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan karyawan untuk mengetahui pelatihan karyawan yang sesuai.

Contoh Program Pelatihan Karyawan

Adanya bermacam sifat dan karakter manusia seringkali membuat kebingungan dalam menghadapi orang lain dan hal ini akan selalu terjadi dimanapun. Untuk itulah latar belakang pelatihan karyawan How To Handle Difficult People (HTHDP) menjadi program pelatihan karyawan andalan Improvement Focus®. Metode pelatihan karyawan yang digunakan adalah bukan untuk mengubah seseorang agar menjadi apa yang kita inginkan, melainkan bagaimana cara untuk memahami dan menghadapi dengan tepat jika bertemu dengan orang yang “tidak sesuai” dengan kita.

Pelatihan karyawan HTHDP kedua diselenggarakan di Malang pada 12 Januari 2019, berlokasi di hotel The Balava Kota Malang. Proses pelatihan karyawan berlangsung dengan sangat antusias, training karyawan yang seharusnya digelar mulai pukul 08.30 sampai 17.00, malah baru berakhir pukul 18.00. Peserta pelatihan karyawan sangat menikmati materi pelatihan karyawan dan mereka sangat aktif mengajukan pertanyaan seputar orang-orang sulit yang pernah mereka hadapi.

Salah satu modul pelatihan karyawan HTHDP adalah tentang bagaimana mengenali tipe atau karakter manusia, bagaimana cara berkomunikasi yang efektif, NLP (Neuron Linguistic Program) dan bagaimana cara menghadapi orang yang sulit. Tentunya dengan diselingi games-games yang sangat seru yang bisa membuat peserta lebih bersemangat mengikuti sesi demi sesi. Karena kami, Improvement Focus® adalah lembaga pelatihan karyawan yang memiliki jargon “We Do Simplify Training” yaitu dengan strategi pelatihan karyawan lebih mudah dimengerti dan manfaat pelatihan karyawan akan berdampak setelah mengikuti program pelatihan karyawan SDM yang diadakan.

Selain HTHDP, Improvement Focus® juga memiliki macam-macam pelatihan karyawan dan juga kegiatan lain.  Seperti team building, inhouse training, outbond training, pendampingan dan public training. HTHDP hanyalah salah satu contoh pelatihan karyawan unggulan milik Improvement Focus®.

Pelatihan Karyawan yang Efektif

Dalam penyelenggaraan program pelatihan karyawan tentunya diharapkan hasil yang efektif. Sedangkan pelatihan karyawan dikatakan efektif apabila dilakukan berdasarkan dorongan untuk berubah ke arah yang lebih baik atau untuk mencapai yang lebih terhadap tujuan yang hendak dicapai baik itu pribadi maupun organisasi.

Pelatihan karyawan yang efektif maka dapat memberikan dampak, seperti meningkatkan skill dan juga perbaikan yang dapat menjadi cara meningkatkan kinerja karyawan. Untuk itu diperlukan TNA (Training Need Analysis) sehingga dapat ditentukan rencana pelatihan karyawan yang sesuai. Berikut poin penting dalam TNA:

  1. Kenapa training karyawan diperlukan oleh si A atau sekelompok karyawan, apa motif yang melandasinya?
  2. Skill apa yang dibutuhkan?
  3. Siapa saja yang membutuhkan skill itu?
  4. Kapan mereka membutuhkan skill baru itu?
  5. Jenis pelatihan karyawan apa atau lembaga pelatihan karyawan mana yang tepat?
  6. Setelah dilakukan proses pelatihan karyawan, kemana saja skill itu diaplikasikan?

Sebelum menyetor biaya pelatihan karyawan ke lembaga pelatihan karyawan, memang idealnya perlu memikirkan aspek sinergi ini, misalnya apakah materi pelatihan karyawan yang akan diikuti termasuk ke dalam hal-hal yang diperjuangkan atau tidak. Tetapi jika pelatihan karyawan perusahaan itu diikuti hanya untuk sekadar mengumpulkan sertifikat, biasanya dampak perubahannya tidak signifikan.

Bagi perusahaan, efektivitas pelatihan karyawan juga akan ditentukan oleh apakah akan mendapatkan dukungan kekuasaan atau tidak. Kenapa kekuasaan itu penting? Tentu saja, untuk menerapkan skill baru atau metode baru yang punya keterkaitan dengan pihak lain dan itu mempengaruhi output manajemen, dibutuhkan restu dan tentunya dukungan biaya dari top management. Dalam banyak hal sering terungkap bahwa ilmu-ilmu baru yang didapat seseorang dari program pelatihan dan pengembangan karyawan yang diikutinya akan sia-sia karena tidak mendapat dukungan dari top management.

Strategi Pelatihan Terhadap Karyawan

Pelatihan karyawan yang efektif tentu akan memberikan manfaat bagi karyawan yang mengikuti program pelatihan karyawan dan juga bagi perusahaan sendiri. Karyawan akan memperoleh apa yang dibutuhkan untuk pengembangan diri. Sehingga bila semua karyawan dapat bekerja dengan lebih baik, maka perusahaan akan mendapatkan manfaat pelatihan karyawan dengan adanya pengembangan SDM dapat menjadi cara meningkatkan produktivitas kerja yang juga menjadi cara meningkatkan profit perusahaan.  Untuk itu, perusahaan harus memiliki rencana pelatihan karyawan yang matang dan kebutuhan pelatihan karyawan yang sesuai agar program pelatihan dan pengembangan karyawan dapat berjalan lancar dan efektif.

Beberapa hambatan dalam pelatihan karyawan seperti peserta pelatihan karyawan yang kurang antusias yang menjadi salah satu penyebab karyawan sulit menyerap ilmu dan keahlian yang diberikan dalam materi pelatihan karyawan. Sebab itu lah, diperlukan strategi pelatihan terhadap karyawan agar pelatihan karyawan di perusahaan dapat berjalan efektif. Berikut hal yang bisa dilakukan agar dapat dirasakan efektivitas pelatihan karyawan yang diadakan:

  1. Adanya variasi dalam penyampaian materi training karyawan, banyak pilihan media dan metode pelatihan karyawan yang bisa digunakan agar proses pelatihan karyawan berjalan lebih menarik
  2. Melakukan pengulangan dengan cara yang berbeda, jika penyampaian materi dilakukan dengan gaya formal, maka pengulangan dapat dilakukan dengan cara informal.
  3. Memanfaatkan berbagai media seperti gambar, foto, video atau ilustrasi yang dapat membangkitkan semangat peserta pelatihan karyawan untuk memberikan respon.
  4. Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memberikan umpan balik terhadap pelatihan karyawan yang telah diikuti, yang nantinya dapat digunakan untuk evaluasi pelatihan karyawan beserta kontennya.
  5. Menyampaikan materi pelatihan karyawan dengan singkat, jelas, dan tidak membosankan.
  6. Memanfaatkan jasa lembaga pelatihan karyawan yang handal, terpercaya, profesional, dan telah memiliki reputasi yang baik.
  7. Memberikan kesempatan yang sama bagi semua karyawan untuk terlibat langsung dalam pelatihan karyawan perusahaan.

Program pelatihan karyawan memiliki multi manfaat bagi perusahaan, pilihan tersebut layak dipertimbangkan untuk memastikan kelancaran dan kepuasan karyawan serta bagi kemajuan perusahaan sendiri. Namun, apa saja pelatihan dasar karyawan yang harus dilakukan oleh perusahaan? Berikut jenis training karyawan dasar yang harus diperhatikan oleh perusahaan

Skill & Creativity Training

Jenis pelatihan karyawan ini dikhususkan untuk memberikan skill dan pengetahuan baru bagi karyawan. Karyawan akan diajarkan keahlian yang dianggap belum menguasai atau masih kurang nilainya. Metode pelatihan karyawan ini sangat cocok bagi karyawan yang berasal dari departemen yang mengharuskan berpikir kreatif seperti tim desain, marketing, promosi, ataupun tingkatan supervisor.

Retraining

Retraining atau pelatihan karyawan ulang adalah pelatihan untuk karyawan yang diberikan secara berkala. Adanya perkembangan teknologi membuat karyawan dituntut untuk maju dan menyesuaikan diri untuk berpikir inovatif, untuk itu adanya rencana pelatihan karyawan ulang perlu diadakan dengan menyesuaikan kebutuhan pelatihan karyawan.

Cross Functional Training

Cara pelatihan karyawan cross functional dilakukan dengan meminta karyawan untuk melakukan aktivitas pekerjaan tertentu diluar bidang pekerjaan yang ditugaskan kepadanya. Cross training sangat bermanfaat bagi semua karyawan sehingga mereka mampu memahami cara kerja organisasi perusahaan secara lebih luas tidak hanya fokus pada tugas kerjanya saja. Salah satu contoh pelatihan karyawan cross functional adalah meminta staff bagian accounting untuk membantu tugas staff HR dalam menyeleksi karyawan baru. Hal ini juga sangat bermanfaat disaat kebutuhan SDM kian bertambah, namun harus memaksimalkan sumber daya yang dimiliki.

Pelatihan karyawan yang sesuai tentunya akan menambah manfaat bagi perusahaan, namun perlu diingat juga efektivitas pelatihan karyawan itu sendiri. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi pelatihan karyawan yang telah diadakan untuk mengetahui strategi pelatihan terhadap karyawan apalagi yang perlu diadakan.

Manfaat Outbond Training

Pelatihan karyawan menjadi sebuah prioritas bagi perusahaan dalam rangka cara meningkatkan produtivitas dan kinerja kerja, namun ada jenis pelatihan pelatihan karyawan yang juga perlu dilakukan oleh perusahaan. Yaitu outbond training, ada juga perusahaan yang menganggap outbound training tidak terlalu penting seperti hanya melakukan kegiatan rekreasi untuk mempererat hubungan sesama karyawan.

Outbond training sendiri merupakan program pelatihan karyawan yang memiliki manfaat begitu besar dalam rangka pengembangan karyawan. Diantaranya manfaat outbond training adalah

  1. Melatih kerjasama tim, dalam kegiatan outbound training biasanya berbentuk permainan yang melatih karyawan untuk dapat bahu membahu bersama dalam menyelesaikan permainan.
  2. Outbond training dapat menjadi cara menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang selama ini tidak nampak. Beberapa metode outbound training ada yang bertujuan untuk mengembangkan leadership seseorang dalam mengatasi permasalahan yang ada.
  3. Mengasah kemampuan karyawan dalam mengambil keputusan terhadap suatu kondisi di mana kondisi tersebut bisa saja tidak pernah dialami sebelumnya. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan kematangan kedewasaan karyawan dalam mengambil keputusan.
  4. Melatih menyeimbangkan kemampuan analisa dan pola pikir dengan menggunakan otak kiri dan otak kanan. Karena keduanya adalah senjata yang sangat ampuh dalam mengambil keputusan yang sangat dibutuhkan oleh seorang leader
  5. Menumbuhkankebersamaan yang merupakan hal yang sangat penting bagi karyawan untuk memupuk rasa kebersamaan dan peduli terhadap sesama untuk menghindari persaingan yang saling menjatuhkan
  6. Metode pelatihan karyawan yang digunakan dalam outbond training merupakan aktualisasi diri yang biasanya dikemas dalam kegiatan permainan yang memberikan rasa suka cita bagi peserta outbound training. Dengan mengikuti outbound training harapannya karyawan semakin bersemangat ketika kembali bekerja dan dapat melahirkan ide-ide serta terobosan baru yang bermanfaat bagi kemajuan perusahaan

Bagi perusahaan menyelanggarakan program pelatihan dan pengembangan karyawan outbond training tentunya membutuhkan biaya pelatihan karyawan yang tidak sedikit, namun jika dilihat dari manfaat yang didapatkan dari program outbond training tentunya itu bisa menjadi investasi bagi perusahaan. Untuk itu perusahaan haruslah memilih lembaga pelatihan karyawan yang terpercaya dalam menyelenggarakan outbond training bagi karyawannya.

Design a site like this with WordPress.com
Get started