Macam – Macam Leadership Dalam Perusahaan

Seorang pemimpin bisa saja sukses memimpin organisasi A, tetapi bisa gagal ketika dia dipercaya memimpin organisasi B. Hal ini bisa terjadi ketika dia menerapkan tipe leadership yang tidak tepat. Karena tipe kepemimpinan yang diterapkan di organisasi A, belum tentu cocok digunakan untuk organisasi B.

Menurut Daniel Goleman, penulis buku Emotional Intelligence, mengatakan bahwa ada 6 tipe kepemimpinan yang mempengaruhi cara seseorang memimpin dan mengambil keputusan. Secara garis besar, berikut ke enam tipe kepemimpinan tersebut:

  1. Authoritative,
    Tipe pemimpin yang visioner dan antusias dengan pendekatan tegas, tapi adil. Kemampuan berempati yang baik juga dimiliki tipe pemimpin ini. Dibanding mendikte anggota timnya tentang langkah yang harus dikerjakan, leadership tipe ini lebih mengajak tim untuk mencapai bersama-sama tujuan dan target yang telah dirancang.

  2. Democratic,
    Masukkan seluruh anggota tim adalah hal berharga bagi pemimpin demokratis. Bahkan pemimpin tidak segan proaktif meminta pendapat anggotanya. Sebelum memberikan instruksi eksekusi sebuah ide, pemimpin tipe ini akan mendengar pendapat seluruh anggota tim terlebih dahulu. Pemimpin tipe demokratis merupakan tipe pendengar yang baik.

  3. Coaching,
    Untuk anggota tim yang ingin karirnya berkembang, ngobrol dengan pemimpin yang penuh empati dan positif ini akan sangat membantu. Ketika kamu membicarakan tujuan hidupmu di masa depan, pemimpin tipe coaching akan mengajak diskusi tentang hal-hal yang perusahaan bisa lakukan untuk memfasilitasi keinginanmu.
  4. Coercive,
    Tipe leadership yang sebaiknya dihindari. Pemimpin tipe ini cenderung menerapkan cara ala militer. Segala permintaannya harus dilaksanakan segera tanpa bantahan. Meski dapat meningkatkan performa tim dalam jangka pendek, namun risiko jangka panjangnya lebih besar. Kepemimpinan tipe ini dapat meninggalkan kesan buruk dan menurunkan motivasi kerja anggota tim.

  5. Pacesetting,
    Pemimpin tipe pacesetting cenderung memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap sesuatu. Berorientasi pada pencapaian, sangat disiplin waktu, selalu menginginkan yang terbaik, dan memiliki tingkat toleransi yang rendah terhadap anggota tim dengan performa buruk. Terkadang, dibanding mendelegasikan pekerjaan pada anggota tim, pemimpin tipe ini lebih memilih mengerjakannya sendiri.

  6. Affiliative,
    Tipe kepemimpinan yang berorientasi pada kebutuhan emosional anggota tim. Hubungan pribadi yang harmonis merupakan hal yang ditekankan oleh pemimpin affiliate. Segala bentuk konflik yang terjadi di dalam tim, sebisa mungkin segera diselesaikan oleh pemimpin tipe ini.

Demikian enam tipe leadership yang perlu kamu ketahui. Ingin jadi pemimpin yang dibutuhkan perusahaan dan organisasi? Kembangkan kemampuan kepemimpinan Kamu dengan mengikuti leadership development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Psikotes Untuk Kandidat Karyawan Itu Perlu Lho! Kok Gitu?

Demi mendapatkan karyawan yang berkompeten, maka perusahaan harus berusaha mencari jalan untuk memperolehnya. Salah satu solusinya adalah dengan melakukan psikotes kepada kandidat karyawan tersebut. Yang mana hal ini akan mampu memberikan hasil terbaik bagi perusahaan dalam mendapatkan SDM berkompeten.

Berikut kami rangkum alasan dilakukannya psikotes pada kandidat karyawan.

  1. Mengukur Potensi Kecerdasan Karyawan

Kecerdasan yang diukur tidak hanya dari kecerdasan intelegensi (IQ), tapi juga terkait dengan kecerdasan emosional dan spiritual (EQ). Kandidat memerlukan tingkat IQ tertentu untuk melakukan pekerjaan secara benar dan efektif, serta untuk memecahkan masalah yang mungkin akan dihadapi.

  1. Mengenali Kepribadian Karyawan

Seperti apa yang kami bahas di awal, tes psikotes berguna untuk mengetahui sisi psikis seseorang. Dalam proses interview, kandidat sadar bahwa dirinya sedang diwawancara untuk posisi yang diinginkannya akan berusaha sebaik mungkin untuk menampilkan sosok terbaik dirinya. Ini membuat pewawancara sedikit sulit untuk benar-benar mengetahui dan memahami kepribadian tersebut dikarenakan tidak adanya stkamur objektif yang didasari secara ilmiah.

  1. Memprediksi Performa Kerja Karyawan

Setiap orang memiliki performa kerja yang berbeda. Ada karyawan yang bisa bekerja dengan baik ketika dipekerjakan dalam tim, ada yang peforma kerjanya baik ketika bekerja secara individu.

Tentu tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan sendiri maupun dengan tim. Tes psikotes dapat membantu perekrut untuk memprediksi performa kerja kandidat dan membantu menempatkan mereka di posisi yang tepat.

  1. Rencana Penempatan Karyawan

Untuk mengisi suatu posisi, diperlukan karyawan yang berkualitas dan memenuhi kualifikasi. Namun, jika dinilai dari itu saja tidak cukup. Mengetahui kelebihan dan kelemahan kandidat berguna untuk menyusun strategi penempatan karyawan agar membangun tim yang produktif dan berperforma baik.

  1. Mengetahui psikodinamika kandidat

Psikodinamika adalah dasar teori psikologi, atau teori kepribadian, yang dapat menganalisis dasar-dasar kepribadian seseorang secara tepat. Psikodinamika ini mencakup penelitian yang berporos tidak hanya seputar kepribadian seseorang. Hal ini juga meliputi perasaan dan emosi mereka terutama dalam menghadapi suatu masalah atau tantangan.

Demikian alasan kamu harus melakukan psikotes pada kandidat karyawanmu. Ingin mendapatkan psikotes yang tepat dan kurat? Tidak perlu pusing ya, kesulitanmu dalam mencari psikotes dan tester psikotes yang tepat sudah tersedia di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Mari Mulai Kenali Potensi Pada Dirimu

Banyak orang yang memiliki keinginan dalam membangun mimpi mereka, tetapi mereka memiliki sebuah kendala yang sebenarnya sederhana. Namun, nyatanya sangat sulit untuk ditemukan. Apakah itu? Iya, itu adalah potensi pribadi masing – masing.

Berikut kami ulas beberapa cara dalam mengenali potensi diri :

  1. Membantu Menentukan Pilihan

Mengetahui potensi diri memungkinkan teman teman untuk memantapkan diri sendiri dalam semua proses pengambilan keputusan. Sebab teman teman  tahu persis apa yang tepat untuk diri kamu. Ini akan memastikan bahwa kamu tidak mendapatkan hal yang  salah untuk pilihan yang diambil.

  1. Tahu Akan Kelebihan Dan Kekurangan Yang Dimiliki

Setiap pribadi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, manusia juga dituntut untuk terus mengembangkan semua aspek dalam dirinya. Dengan mengetahui potensi diri  membuat teman-teman tahu kelebihan dan kekurangan  yang ada.

  1. Meningkatkan Kualitas Diri

Dengan mengenali potensi kita mampu  memaksimalkan kualitas diri . Jelas saja hal ini akan membantu teman-teman  menemukan nilai dalam diri sendiri, maka seiring waktu kita akan menyadari kualitas diri yang semakin meningkat.

  1. Dapat Memanfaatkan Waktu Secara Efektif

Dengan mengenali potensi diri dapat memberikan teman-teman kejelasan dalam hidup, dan setelah kamu merasa lebih terarah dalam melangkah, maka secara otomatis kamu akan mulai belajar untuk fokus pada prioritas sehingga dapat memantu teman-teman menentukan pilihan hidup seperti halnya manfaat di point pertama

Demikian cara mengenali potensi dirimu. Ingin bisa mudah menggali potensi dirimu? Ayo temukan dan kembangkan potensi kamu dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Faktor Penentu terciptanya Komunkasi Yang Efektif Dan Efisien

Proses komunikasi tidak selalunya berjalan lancar karena penerimaan seseorang akan suatu informasi berbeda-beda. Ada beberapa faktor yang mendukung komunikasi efektif antara lain:

  1. Seseorang dengan tingkat pengetahuan tinggi, akan lebih mudah memilih diksi yang tepat untuk menyampaikan informasi baik verbal maupun non verbal.
  2. Hal ini menunjukkan bagaimana seseorang dapat menafsirkan informasi yang didapatkan dan diolah menjadi pkamungan. Persepsi dapat menjadi pengaruh baik, tetapi juga dapat menjadi penghambat jalannya komunikasi.
  3. Tempat kerja yang nyaman dan kondusif akan lebih mendukung komunikasi efektif dan memberikan pengaruh baik pada karyawan.
  4. Mempengaruhi reaksi seseorang pada saat berkomunikasi.

Demikian cara komunikasi yang efektif yang perlu kamu ketahui. Ingin meningkatkan softskill komunikasimu? Kembangkan kemampuan softskill kamu dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi kamu.

TPM Apaan sih? Penting kah?

Gejolak persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk melakukan upaya agar bisa bekerja secara lebih efisien. Tuntutan customer yang meminta harga bisa lebih murah, sedangkan pada sisi lain perusahaan juga harus memikirkan biaya material yang semakin mahal serta biaya operasional perusahaan yang semakin tinggi juga, sehingga yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah melakukan program improvement yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi pada rantai proses produksi. TPM ada disebabkan oleh masalah yang terjadi dalam perusahaan, seperti

  1. Tinggi angka breakdown mesin, equipment atau tools for manufacturing.
  2. Seringnya terjadi setup dan adjustment.
  3. Idling dan minor stoppage.
  4. Reject yang masih tinggi.
  5. Reduce speed didalam proses produksi.
  6. Rework yang masih terjadi.
  7. Kecelakan yang masih cenderung naik dari bulan ke bulan.
  8. Angka COPQ (cost of poor quality) yang cenderung naik.

Mengapa hal ini bisa terjadi terjadi. Pastilah jawaban yang paling mudah adalah karena masih ada sistem manajemen atau pengaturan terkait dengan proses yang belum tersedia dengan baik dan bahka belum terimplementasikan secara benar dan effective.

Salah satu program yang dapat dilakukan oleh perusahan untuk mengatasi hal diatas adalah dengan menerapkan TPM (Total Productive Maintenance).

  • Apa itu TPM?

Total Productive Maintenance atau disingkat dengan TPM adalah suatu sistem yang digunakan untuk memelihara dan meningkatkan kualitas produksi melalui perawatan perlengkapan dan peralatan kerja seperti Mesin, Equipment dan alat-alat kerja. Fokus utama Total Productive Maintanance atau TPM ini adalah untuk memastikan semua perlengkapan dan peralatan Produksi beroperasi dalam kondisi terbaik sehingga menghindari terjadinya kerusakan ataupun keterlambatan dalam proses produksi.

  • Tujuan Penerapan Total Productive Maintenance (TPM)

Tujuan dari TPM (Total Productive Maintenance) adalah untuk meningkatkan produktivitas pada perlengkapan dan peralatan produksi dengan Investasi perawatan yang seperlunya sehingga mencegah terjadi 6 kerugian besar (Six Big Losses) yaitu :

  1. Breakdown, yaitu Kerugian akibat Rusaknya Mesin (Peralatan dan Perlengkapan Kerja)
  2. Setup and Adjustments, yaitu Kerugian yang diakibatkan perlunya Persiapan ulang peralatan dan perlengkapan kerja
  3. Small Stops, yaitu Kerugian akibat terjadinya gangguan yang menyebabkan mesin tidak dapat beroperasi secara optimal
  4. Slow Running, yaitu Kerugian yang terjadi karena mesin berjalan lambat tidak sesuai dengan kecepatan yang diinginkan.
  5. Startup Defect, yaitu Kerugian yang diakibatkan terjadi cacat produk saat Startup (saat awal mesin beroperasi) 6. Production Defect

Demikian hal – hal mengenai TPM yang perlu kamu ketahui. Ingin dibantu membuat susunan TPM perusahaanmu? Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Mengapa Milenial Sering Pindah Perkerjaan? Ini Alasannya!

Bagi sebagian orang dalam mencari pekerjaan adalah hal yang sulit, tetapi tidak untuk para milenial yang notabenenya mereka memiliki ciri khas, yaitu berpindah pekerjaan. Ada banyak alasan yang menjadi pondasi mengapa mereka melakukan hal itu.

Berikut kami rangkum alasan – alasan milenial berpindah –  pindah pekerjaan :

  1. Dapat Tawaran Menjanjikan

Tidak hanya sebatas pada gaji saja, seperti yang sudah diutarakan, milenial mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk pindah kerja. Hal tersebut seperti rekan kerja, suasana kantor, hingga keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi. Atas dasar tersebut, milenial tak henti mencari pekerjaan yang sesuai dengan kriterianya.

  1. Ingin Mendapat Pengakuan

Meskipun usianya masih muda, tetapi jangan remehkan kemampuan milenial dalam bekerja. Mereka rata-rata memiliki kemampuan cukup mumpuni asalkan sesuai dengan minat. Dengan pesatnya pertumbuhan teknologi saat ini, memungkinkan setiap milenial untuk terus meningkatkan kemampuan yang dimiliki. Mereka cepat membaca peluang dan tahu bagaimana mengisi kesempatan tersebut.

  1. Lingkungan Kerja Tidak Mendukung

Milenial tidak menyukai adanya senioritas di dalam lingkungan pekerjaan. Bukan berarti mereka tidak hormat kepada karyawan lama, tetapi milenial cenderung kurang suka terhadap konflik senioritas yang ada di perusahaan.

  1. Kesempatan Aktualisasikan Diri

Milenial tidak segan meninggalkan kantor lama mereka jika di perusahaan baru lebih menjanjikan. Pasalnya, alasan milenial cenderung sering berpindah tempat kerja adalah kebutuhan untuk aktualisasi diri.

  1. Lokasi

Lokasi juga turut menjadi alasan milenial gemar berpindah kerja. Mencari pekerjaan yang dekat dengan tempat tinggal juga menjadi goals dari milenial saat ini. Bahkan, milenial juga sudah menganut sistem kerja hybrid dimana bisa bekerja darimana saja tanpa perlu datang ke kantor secara rutin. Hal ini dikarenakan karakter milenial yang cepat bosan dan menyukai tantangan baru.

Demikian hal – hal mengenai alasan para Gen-Z sering resign yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Macam – Macam Impian Para Milenial Dalam Pekerjaannya

Pada zaman ini tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar SDM dalam setiap lini profesi adalah para milenial atau biasa disebut Gen-Z. Berdasarkan kondisi ini tidak dapat dijauhkan dari ragam impian mereka dalam mendapatkan pekerjaannya.

Berikut kami rangkum beberapa impian milenial dalam pekerjaannya :

  1. Flexible place

Generasi milenial dan gen z sadar betul dirinya akan menghabiskan banyak waktu ditempat kerja. Oleh karenanya dibutuhkan tempat kerja yang nyaman dan berlokasi di mana saja (work from everywhere).

  1. Coworking space

Impian selanjutnya adalah desain ruangan yang lebih santai, cerah dan dengan konsep café yang dilengkapi dengan fasilitas yang menyenangkan bisa membuat pekerja lebih betah ditambah dengan fasilitas-fasilitas permainan yang bisa digunakan pekerja untuk mengusir rasa bosan menjadi salah satu gambaran kantor idaman kaum millennial.

  1. Akses Internet super cepat

Generasi milenial dan Gen Z lahir di era internet, tentu saja ingin bekerja pada sebuah kantor yang serba digital dan memiliki kecepatan internet tinggi. Perusahaan yang menyediakan koneksi internet cepat akan menjadi pertimbangan bagi generasi milenial dan gen-z untuk menjadi tempat kerjanya.

  1. Work Life Balance

Bekerja dan bersenang-senang, bukan lagi dua hal yang bertolak belakang. Keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan akan berdampak signifikan dalam kinerja pekerja dan perusahaan.

Menarik bukan? Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu? Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Faktor – Faktor Penyebab Tingginya TurnOver Karyawan

Secara umum, karyawan keluar masuk disebabkan karena suasana kerja yang kurang nyaman atau tingginya persaingan antar karyawan. Lingkungan kerja yang bersuasana negatif atau toxic tidak akan mampu menjaga stabilitas dan kenyamanan kerja, terutama bagi karyawan yang baru.

Untuk itu, alangkah baiknya jika perusahaan terus memantau suasana kerja dalam perusahaan. Jangan sampai ada intrik tertentu atau politik kantor yang menjadi penyebab turnover tinggi.

Beberapa sebab umum terjadinya turnover karyawan yang tinggi di perusahaan adalah:

  1. Rekrutmen yang Salah

Terkadang, pada saat rekrutmen dilakukan tim HRD tidak memasang keterangan yang cukup jelas mengenai pekerjaan sehingga calon karyawan yang melamar kurang mengerti pekerjaan yang akan dilakukan nantinya, dan juga tidak bisa menggambarkan tantangannya.

  1. Kurang Adanya Kesempatan Bertumbuh

Terkadang karyawan baru belum bisa beradaptasi dengan baik. Mereka memerlukan waktu untuk belajar dan berkembang. Semakin mereka diberikan waktu dan kesempatan cukup untuk beradaptasi maka turnover karyawan akan berkurang dengan sendirinya.

  1. Manager yang Buruk

Para manager yang buruk biasanya banyak memberikan tekanan pada karyawan. Memang tidak semua manager seperti itu. Tapi jika seorang manager yang buruk akan beranggapan bahwa karyawan yang di bawahnya sebagai bahan eksploitasi untuk kesuksesan mereka. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah sebaiknya perusahaan memberikan training kepada para manager untuk training “leadership” atau kepemimpinan.

  1. Hidup Tidak Seimbang

Banyaknya tugas luar kota ataupun lembur yang berkepanjangan membuat karyawan tidak betah di sebuah perusahaan. Ini bisa menyebabkan turnover tinggi jika karyawan tidak mempunyai kehidupan yang seimbang antara jam kantor dan hidup pribadi.

  1. Tidak Menghargai Opini Karyawan

Sangat berarti jika bagi karyawan jika pendapatnya didengar oleh perusahaan. Karyawan akan senang jika mereka diberikan kesempatan untuk sumbangsih pemikiran yang bisa membuat perusahaan lebih maju lagi.

Demikian informasi yang kami bagikan mengenai tingginya penyebab terjadinya TurnOver karyawan dalam perusahaan. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu? Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Kenalilah Penyebab Terjadinya Fraud Pada Perusahaan

Jika kamu bekerja sebagai seorang akuntan, tentu kamu tahu terdapat dua macam kesalahan yang biasa terjadi dalam proses akuntansi. Selain error atau kekeliruan yang mengandung unsur ketidaksengajaan, ada juga kesalahan yang dilakukan secara sengaja demi mendapatkan keuntungan pribadi, kelompok, atau pihak tertentu.

Kesalahan yang dilakukan secara sengaja tersebut dikenal dengan istilah fraud atau kecurangan. Terjadinya fraud lebih sulit dideteksi dibandingkan error. Bagaimanapun, pelaku fraud pastinya akan berusaha menyembunyikan kecurangan yang dilakukannya. Fraud tidak hanya terjadi di sektor swasta, namun juga kerap terjadi di Lembaga pemerintah.

Selalu ada alasan di balik terjadinya tindakan melanggar hukum, termasuk fraud. Ada beberapa faktor yang dapat mendorong seseorang atau sekelompok orang melakukan Tindakan penyelewengan dana perusahaan. Supaya kamu tidak terjebak Tindakan fraud, ada baiknya kamu ketahui faktor-faktor apa saja yang dapat mendorong seseorang melakukan fraud. Simak berikut ini!

  1. Adanya Tekanan

Salah satu faktor utama yang mendorong seseorang melakukan fraud adalah adanya tekanan yang harus dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah kondisi kekurangnya penghasilan yang mendorong pelaku nekat melakukan penyelewengan laporan keuangan perusahaan agar dapat memperkaya diri lewat jalan pintas.

Selain faktor ekonomi, fraud juga dapat terjadi karena pelaku mendapat tekanan dari lingkungan, baik dari lingkungan kerja maupun tuntutan keluarga terhadap status sosial dan gengsi yang tinggi.

  1. Adanya Kesempatan

Bukan hanya inisiatif pelaku, sebuah tindak kriminal atau pelanggaran hukum selalu terjadi karena adanya kesempatan. Orang yang sebelumnya bekerja dengan baik dan profesional bisa saja tergiur oleh situasi di sekitarnya, kemudian terdorong melakukan fraud karena melihat adanya kesempatan untuk melakukannya tanpa diketahui orang lain.

  1. Adanya Rasionalisasi

Fraud juga bisa terjadi karena adanya rasionalisasi bahwa Tindakan kecurangan yang dilakukan adalah sebuah kewajaran. Terkadang, ada pelaku fraud yang tidak merasa bahwa ia telah melakukan kecurangan. Ia merasa apa yang dilakukannya merupakan hal wajar. Faktor ini biasanya muncul pada orang yang memiliki jabatan tinggi dan memegang kepercayaan besar dari perusahaan.

  1. Lemahnya Jeratan Hukum

Tindakan fraud sudah terjadi berulang kali, baik di perusahaan swasta maupun lembaga pemerintah. Namun, mungkin kamu penasaran, mengapa fraud terus saja berulang? Jawabannya, karena jeratan hukum terhadap pelaku fraud di Indonesia masih lemah.

  1. Faktor Individu

Terlepas dari semua faktor yang telah disebutkan sebelumnya, pada akhirnya keputusan untuk melakukan fraud kembali kepada individu masing-masing. Setiap manusia pasti memiliki sifat buruk, salah satunya berupa ketamakan. Banyaknya uang yang dimiliki kadang tak mampu membendung sifat tamak, sehingga ia tetap saja melakukan kecurangan.

Demikian rangkuman kami mengenai Fraud atau kecurangan yang terjadi dalam perusahaan atau organisasi. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu? Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Ayo Pelajari Trik Ampuh Menaikkan Motivasi Kerja

Turunnya motivasi kerja sangat berpengaruh terhadap kelangsungan perusahaan dan psikologis seseorang karena itulah, setelah mengetahui apa saja yang menjadi penyebab turunnya motivasi kerja, Kamu perlu melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan semangat dan motivasi kerja.

Berikut beberapa cara yang dapat Kamu lakukan untuk meningkatkan motivasi dalam bekerja.

  1. Ciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan dipenuhi energi positif

Membuat lingkungan kerja yang nyaman adalah kewajiban perusahaan. Namun, hal itu tentunya perlu dukungan semua orang yang ada di perusahaan.

  1. Berikan apresiasi atas prestasi atau pekerjaan yang dilakukan

Apresiasi yang diberikan baik dari dalam diri maupun dari atasan dapat meningkatkan motivasi kerja.

  1. Terapkan cara komunikasi yang efektif

Komunikasi yang baik dan efektif juga akan memberikan pengaruh terhadap peningkatan motivasi dalam bekerja.

  1. Bekerja sesuai dengan minat

Sebaiknya ketika Kamu melamar pekerjaan, pilihlah pekerjaan yang sesuai minat dan bakat agar Kamu tidak akan melihat pekerjaan tersebut sebagai beban dan merasa terpaksa.

  1. Tentukan tujuan hidup

Tujuan hidup yang jelas sangatlah penting untuk membangun motivasi. Oleh karena itu, tentukan tujuan, cita-cita, dan impian yang ingin kamu raih untuk meningkatkan semangat dan  motivasi dalam bekerja. Kemudian fokuslah terhadap tujuan tersebut.

  1. Lakukan pengembangan diri

Mengembangkan diri dengan mengikuti pelatihan dan banyak membaca akan meningkatkan motivasi kamu dalam bekerja. Semakin banyak kamu belajar, maka semakin besar kesempatan yang terbuka untuk kamu.

  1. Perhatikan kesejahteraan karyawan

Hal ini tentunya tanggung jawab perusahaan terhadap karyawannya. Dengan memberikan jaminan kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan karyawan, secara tidak langsung akan membuat motivasi kerja karyawan akan meningkat.

  1. Lakukan outing atau liburan bersama

Pergi liburan atau melakukan outing bersama dengan rekan kerja juga dapat meningkatkan motivasi kerja seseorang serta mempererat hubungan dengan orang lain.

Demikian ulasan kami mengnai beragam tips ampuh dalam meningkatkan motivasi kerja. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu? Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Design a site like this with WordPress.com
Get started