5 Penyebab Utama Karyawan Resign

Salah satu kualitas dari karyawan teladan dan disenangi perusahaan, adalah loyal. Nggak seperti kutu loncat, yang sebentar-sebentar pindah tempat pekerjaan.

Maka dari itu, kalau ada karyawan yang sudah teladan sampai resign atau berhenti dari tempat kerja, tanda kalau perusahaan sudah kelewatan, atau ada beberapa hal yang mesti dibenahi. Ini dia beberapa alasan karyawan teladan memiliki resign!

  1. Bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja

Ada sebagian orang yang suka sekali dengan tantangan. Nah, sosok seperti ini, bakal sulit bertahan di perusahaan yang kaku. Sangat menitikberatkan pada rutinitas, dan tak begitu berinovasi. Ketika karyawan yang sebenarnya punya kapabilitas tinggi ini merasa nggak bakal ada perkembangan, dia akan memutuskan hengkang dari perusahaan.

  1. Sudah banyak prestasi yang dia berikan pada perusahaan tapi minim apresiasi

Jadi pengusaha, jangan pelit! Kalau pelit-pelit, nanti rugi sendiri dan bakal kehilangan karyawan berprestasi. Sudah banyak hal yang ia lakukan dan membawa keuntungan bagi perusahaan, tapi kok cuma diberi terima kasih.

  1. Kebanyakan drama

Karyawan teladan dan fokus pada kerja, biasanya nggak betah pada lingkungan yang penuh drama. Bukannya malah sibuk kerja dan mencapai target yang ditentukan, setiap hari selalu disibukkan dengan gosip. Dan pihak manajemen nggak melakukan apa-apa terkait lingkungan yang toksik tersebut. Ya, sudah akhirnya karyawan yang teladan itu milih keluar deh.

  1. Beban kerja yang terlalu berlebihan

Ini sering terjadi pada karyawan teladan. Berusaha rajin dan memberikan performa terbaik, tapi malah dimanfaatkan. Akhirnya jadi harus mengerjakan berbagai jenis pekerjaan yang sebenarnya di luar deskripsi pekerjaannya di awal. Ketika ini disampaikan, nggak ditanggapi dengan serius. Ya, akhirnya perusahaan juga yang rugi, harus kehilangan karyawan teladan yang berdedikasi tinggi, diisi dengan mereka-mereka yang pemalas dan suka memanfaatkan orang lain.

  1. Gaji nggak sesuai

Beban pekerjaannya berat, tapi selama ini selalu berhasil dicapai. Tapi, gaji nggak memadai. Karyawan pintar mana pun akan mikir. Ngapain juga menyia-nyiakan talenta di tempat yang nggak bisa memanusiakan manusia.

Demikian hal – hal mengenai 5 alasan utama karyawan bisa resign yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Drama Karyawan Resign

Tidak hanya dalam sinetron saja lho drama bisa terjadi. Dalam dunia kerja saja pasti tentunya ada drama yang terjadi, entah soal penggajian, beban kerja, bahkan resign dari pekerjaan. Nah kali ini akan kita bahas drama karyawan yang ingin resign dari pekerjaan. Yuk simak!

  1. Mulai sering izin tidak masuk kerja

Ketika seorang karyawan sudah mulai merasa tidak cocok atau malas denga rutinitasnya dalam bekerja, maka dia akan mulai memikirkan cara terbaik untuk membuatnya dapat melakukan hal lain, seperti mulai mencari lowongan pekerjaan baru, mencari relasi bisnis atau menyiapkan tabungan setelah keluar dari pekerjaannya tersebut. Hal ini akan dia mulai dengan mengambil jatah libur atau izin dari pekerjaannya.

  1. Menelantarkan pekerjaan

Sebagian karyawan akan mulai menelantarkan pekerjaannya agar membuat atasannya berpikir untuk segera menggantikannya atau bahkan memecatnya.

  1. Sering Terlambat

Karyawan yang sudah melakukan ini menandakan motivasi bekerjanya pada perusahaan tersebut sudah sangat rendah. Alhasil dia akan lebih memprioritaskan hal lain yang menurutnya lebih menguntungkan daripada bekerja pada perusahaan tersebut.

  1. Sering Dapat Omelan Atasan Tapi CUek

Di keadaan ini sudah menandakan bahwa dia sudah tidak lagi peduli dengan respon orang lain atas hasil kerjanya sehingga dia cenderung bersikap cuek atau abai terhadap respon negatif orang lain

  1. Mulai Melamar Kerja Di tempat Lain

Yang terakhir, karyawan akan mulai mengambil izin dengan maksud untuk dapat mengikuti tes masuk pekerjaan lain sebagai lompatan tempat kerja berikutnya atau dapat dikatakan antisipasi sebagai dampak bilamana dalam waktu singkat dia dipecat dari tempat kerja sebelumnya.

Demikian hal – hal mengenai drama karyawan resign yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Penerapan Conflict Management Dalam Dunia Kerja

Salah satu hal yang pasti akan ditangani oleh tim HR adalah conflict management.Di lingkungan kerja, Anda pasti menjumpai beragam masalah. Mulai masalah yang berhubungan dengan pekerjaan hingga konflik personal.

Wajar, karena perusahaan dihuni oleh karyawan yang datang dari berbagai latar belakang budaya, ilmu, dan posisi. Mereka harus menyesuaikan diri dengan satu hal, yakni budaya perusahaan.Kembali ke conflict management, ini bukan hal yang menyenangkan. Baik bagi perusahaan, tim HR, maupun karyawan.

Studi di Inggris menyatakan bahwa 58 persen karyawan setuju bahwa konflik berdampak negatif pada budaya perusahaan dan 74 persen setuju bahwa conflict management sangat memakan waktu. Masih di studi yang sama, perusahaan yang menggunakan fungsi HR untuk conflict management cenderung jarang melaporkan bahwa konflik berdampak negatif pada kultur perusahaan.Hal tersebut mengindikasikan bahwa keefektifan conflict management di perusahaan ada di tangan tim HR dalam menjalankan fungsinya.

Apa Itu Conflict Management?

Conflict management atau disebut juga conflict resolution (resolusi konflik) merupakan manajemen yang memungkinkan lingkungan perusahaan terhindar dari konflik, sehingga dibutuhkan tim manajemen yang mampu menangani dan menyelesaikan konflik di tempat kerja. Definisi lain, conflict management adalah proses di mana organisasi menyelesaikan perselisihan dan berupaya meminimalisir dampak negatif serta mengutamakan hasil positif.

Bagaimana Menerapkan Conflict Management Di Perusahaan?

Anda dapat menerapkan conflict management di lingkurangan kerja dengan langkah-langkah berikut ini.

  1. Pahami isyarat nonverbal

Ini adalah salah satu bentuk keterampilan komunikasi. Anda tidak hanya mendengarkan dengan baik, tetapi juga menangkap sinyal-sinyal nonverbal yang ditunjukkan karyawan.Emosi karyawan tentu akan terlihat dari gerak-geriknya, dari nada bicara dan intonasinya. Amati baik-baik gesture yang ditunjukkan karyawan untuk memahami perasaan mereka.

  1. Bersikap netral

Jangan memihak. Bersikaplah netral di tengah perseteruan kedua belah pihak. Konflik sudah muncul tanpa bias dari pihak penengah.Meskipun salah satu pihak tampak lebih benar dibanding yang lain, tetaplah netral agar tidak memicu emosi pihak yang lain.

  1. Sabar

Mengelola konflik melelahkan, sehingga dibutuhkan kesabaran untuk menanganinya. Proses mediasi dan problem solving bisa jadi membutuhkan waktu yang tidak sebentar.Maka dari itu, seorang HR harus pandai mengelola stress agar ia tetap sabar menghadapi situasi yang tidak menyenangkan.

  1. Terbuka untuk diskusi

HR perlu menyediakan waktu untuk diskusi panjang lebar untuk menyelesaikan konflik.Anda harus mendengarkan semua kesaksian dari segala sudut pandang. Dengan begitu, Anda benar-benar memahami situasi, sumber masalah, dan menemukan solusi agar tidak berat sebelah.

  1. Merujuk ke core value perusahaan

Jangan lupakan core value perusahaan. Nilai-nilai yang dimiliki oleh perusahaan berfungsi sebagai pengingat agar semua karyawan merujuk hal tersebut dalam bekerja, termasuk menyelesaikan konflik.Maka, tim HR perlu mengingatkan manajer dan karyawan untuk bertanggung jawab mengikuti nilai perusahaan.

Menyelesaikan konflik merupakan pekerjaan besar. Menjalankan conflict management juga bukan pekerjaan mudah.

Namun, conflict management yang dilakukan dengan benar dapat meningkatkan pembelajaran bagi perusahaan. Tim HR pun berkesempatan untuk belajar menciptakan tempat kerja yang lebih baik di masa mendatang.

Demikian hal – hal mengenai cara penerapan conflict management di tempat kerja yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Dampak Digitalisasi System HR

Di era perkembangan digital yang semakin massive ini semua proses bisnis dari hulu sampai hilir mulai mengalami proses digitalisasi. Keadaan inilah yang mendorong perusahaan untuk memanfaatkan teknologi digital terutama software HR untuk mengoptimalkan manajemen sumber daya manusia agar bisa lebih baik, efektif dan efisien.

Seperti telah kita ketahui bersama, divisi dalam setiap perusahaan memiliki peran masing-masing, termasuk juga dengan devisi HR (Human Resource). DIvisi HR sangat penting bagi perusahaan karena devisi ini merupakan pendukung perusahaan dalam mencari talenta terbaik yang bisa berkontribusi untuk pencapaian dan kemajuan perusahaan.

DIvisi HR memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan dalam kesehariaanya, mulai dari proses perekrutan, pengembangan karyawan dan sebagainya. Tugas-tugas tersebut akan sangat memakan waktu jika dikerjakan dengan cara tradisional. Untuk itu banyak perusahaan yang mempertimbangkan untuk menggunakan HRIS (Human Resource Information System).

Aplikasi atau software HRIS diyakini sangat membantu para HRD dalam meningkatkan produktivitas kerja mereka. Ini mungkin salah satu manfaat yang bisa didapat ketika menggunakan aplikasi HRIS, masih banyak manfaat-manfaat yang bisa Anda peroleh, apa saja hal itu, simak ulasan berikut:

  1. Meningkatkan Produktivitas Kerja HR

Sebagaimana telah disebutkan bahwa aplikasi atau software HRIS bisa meningkatkan produktivitas kerja HR secara keseluruhan. Hal ini karena HRIS dirancang untuk mempermudah serta mempercepat berbagai macam proses administrasi dan pekerjaan HR. sebagai contoh, HRIS bisa membantu menyederhanakan proses pengumpulan Curriculum Vitae (CV) atau resume serta berbagai informasi kandidat dalam proses perekrutan. Selain itu juga HRIS bisa membantu mempermudah manajemen keuangan dalam mengelola keuangan seperti payroll system.

  1. Meminimalisir kesalahan

Banyak pekerjaan HR yang terkait dengan regulasi pemerintah, sehingga kesalahan sekecil apapun akan berakibat fatal, terutama permasalahan hukum dan kerugian finansial perusahaan.

  1. Mengawasi Jalannya Perusahaan

Selain mempersingkat waktu dan memudahkan pekerjaan, HRIS juga bisa Anda rancang untuk mengawasi berbagai kegiatan perusahaan agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

  1. Menganalisis Performa

Manfaat lain dari HRIS ini adalah kemampuannya dalam menganalisa performa dan metrik yang berhubungan dengan berbagai aspek pendukung dalam pengambilan keputusan. Contoh, HR memiliki tanggung jawab untuk meneliti biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk proses perekrutan. Hasil perhitungan dari HRIS dapat dijadikan sebagai bahan untuk membuat keputusan bisnis yang penting serta pembuatan strategi untuk mencapai tujuan perusahaan.

Demikian hal – hal mengenai dampak digitalisasi system HRD yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Alasan Pengelolaan Emosi Di Tempat Kerja Itu Penting

Pada saat ini ada beragam problem yang dihadapi karyawan di tempat kerjanya masing – masing, maka sangat penting diperlukannya pengelolaan emosi yang tepai dalam menghadapi setiap kondisi kerjanya. Kali ini akan kita ulas pentingnya pengelolaan emosi atau biasa dikenal dengan kecerdasan emosional. Yuk simak

Kecerdasan emosional atau yang sering disebut juga EQ (emotional quotient) sekarang ini menjadi topik hangat dan menjadi salah satu pertimbangan sebelum sebuah perusahaan mempekerjakan karyawan. Seseorang memiliki kecerdasan emosional apabila dia mampu mengenali dan mengerti emosi diri sendiri dan orang lain.

Pentingnya kecerdasan emosional dapat bermanfaat seperti dalam membuat keputusan, mencari solusi dari sebuah masalah, dan berkomunikasi dengan teman atau partner kerja. Lalu, bagaimana kecerdasan emosional di tempat kerja bisa berpengaruh terhadap karier Anda? Simak ulasannya di bawah.

Apa pentingnya kecerdasan emosional di tempat kerja?

Apabila Anda memiliki kecerdasan emosional, berarti Anda dapat mengidentifikasi dan mengontrol emosi seperti ketika frustasi atau merasa sedih. Kabar baiknya, kemampuan ini dapat dilatih.

Berikut alasan pentingnya kecerdasan emosional di tempat kerja:

  • Membuat keputusan dan menyelesaikan masalah dengan lebih baik
  • Tetap tenang ketika berada di bawah tekanan
  • Menyelesaikan konflik
  • Memiliki empati yang lebih besar
  • Mau mendengar, merefleksikan, dan menanggapi kritik yang membangun

Di sisi lain, apabila tingkat kecerdasan emosional rendah, di tempat kerja akan terdapat situasi seperti:

  • Tidak bertanggung jawab atau playing victim
  • Memiliki gaya berkomunikasi pasif atau agresif
  • Menolak untuk bekerja secara tim
  • Terlalu kritis atau tidak mau menerima pendapat dari orang lain
  • Di tempat kerja, tidak mudah untuk bergaul atau bersosialisasi karena lingkungannya lebih beragam bila dibandingkan dengan lingkungan rumah.

Anda juga tidak selalu bisa mengerti masalah atau hal apa yang sedang dialami oleh orang lain. Untuk itu, pentingnya kecerdasan emosional dapat membantu mengatasi bagaimana menghadapi karakter orang yang bermacam-macam ini.

Demikian hal – hal mengenai alasan pentingnya pengelolaan emosi atau kercdasan emosional bagi karyawan yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Top Four Perusahaan Dengan Benefit Terbaik Di Indonesia

Sudah tahu belum nih sobat kalau ada perusahaan –  perusahaan yang memiliki benefit terbaik di Indonesia lho! Yuk simak top four perusahaan dengan benefit terbaik di Indonesia.

  1. Telkom Indonesia

Telkom Indonesia merupakan salah satu Badan Usaha Millik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang telekomunikasi Telkom Indonesia menjadi induk perusahaan dari perusahaan Telkomsel, Telkom Akses, Mitratel, Infomedia Nusantara, dan lain-lain. Telkom Indonesia memiliki jumlah pegawai di dunia sebanyak 25.300 orang. Jabatan pekerjaan yang paling umum di perusahaan ini adalah account manager, data scientist, dan developer. Sementara fungsi pekerjaan terbesar, yaitu engineering, teknologi informasi, dan sales.

  1. Bank Mandiri

Bank Mandiri merupakan salah satu BUMN yang bergerak di bidang perbankan. Bank Mandiri menjadi induk perusahaan dari perusahaan Bank Syariah Indonesia, Mandiri Tunas Finance, dan lain-lain. Bank Mandiri memiliki jumlah pegawai di dunia sebanyak 37.840 orang. Dengan komposisi karyawan wanita 52 persen dari total karyawan dan 32 persen posisi manajemen tingkat atas diisi oleh wanita. Jabatan pekerjaan yang paling umum di perusahaan ini adalah program development officer, relationship manager, dan sales. Sementara fungsi pekerjaan terbesar, yaitu keuangan, sales, teknologi informasi.

  1. Sea

Sea merupakan perusahaan asal Singapura yang bergerak di bidang layanan dan teknologi informasi. Sea menjadi induk perusahaan dari perusahaan Shopee, Garena, dan SeaMoney. Sea memiliki jumlah pegawai sebanyak 30.000 orang di dunia. Kini Sea sedang aktif merekrut karyawan, baik melalui program magang ataupun program global leaders bagi lulusan baru. Melalui Sea labs Indonesia, Sea akan merekrut 1.000 orang berbakat digital yang memiliki keahlian di bidang teknik, manajemen produk, dan lain-lain hingga 2023. Jabatan pekerjaan yang paling umum di perusahaan ini adalah operations analyst, business development specialist, dan marketing specialist. Sementara fungsi pekerjaan terbesar, yaitu pengembangan bisnis, pemasaran, dan keuangan.

  1. Djarum

Djarum merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tembakau dan memiliki jumlah pegawai sebanyak 30.000 orang di dunia. Jabatan pekerjaan yang paling umum di perusahaan ini adalah customer service officer, dan spesialis teknologi informasi. Sementara fungsi pekerjaan terbesar, yaitu keuangan, pemasaran, dan sales.

Demikian hal – hal mengenai top four perusahaan dengan benefit terbaik di Indonesia yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Improvement Focus. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Tips Menumbuhkan Loyalitas Pada Karyawan

Cara pragmatis pun digunakan; merekrut karyawan baru yang punya kompeten setara. Tapi, nyatanya tak mudah untuk bisa membuat seorang karyawan bertahan, karena tak sedikit pula karyawan berkompeten yang direkrut memilih mundur setelah satu tahun bekerja.Keluar masuknya karyawan memang menjadi sebuah dinamika yang biasa dalam dunia kerja.

Namun, bukankah akan lebih baik bila perusahaan dapat mempertahankan karyawan yang berkompeten dan cukup andil dalam berkembangnya perusahaan. Bila karyawan sudah loyal, maka dia tak akan mundur sekalipun perusahaan sedang goyah. Lalu, apa yang perlu dilakukan agar perusahaan dapat menumbuhkan loyalitas karyawan?

  1. Menumbuhkan Rasa Percaya Terhadap Pemimpin

Untuk bisa membuat karyawan loyal, maka perusahaan harus lebih dulu bisa menumbuhkan rasa percaya mereka terhadap pemimpin perusahaan. Menurut Survei Darwin pada 2003, karyawan cenderung loyal terhadap perusahaan yang memiliki pemimpin berkompeten di bidangnya. Terlebih tahu arah dan tujuan perusahaan tersebut.

  1. Memberikan Hak Karyawan Seperti yang Dijanjikan

Problematika yang sering dirasakan oleh karyawan yang bekerja di perusahaan kecil atau yang baru tumbuh adalah janji perusahaan yang tak terpenuhi. Karena umumnya perusahaan kerap mengiming-imingi janji pada calon karyawan saat perekrutan.

Namun, saat karyawan tersebut sudah bekerja, janji yang diutarakan tak kunjung terpenuhi. Hal ini juga kerap menjadi alasan mengapa karyawan tak bisa loyal pada perusahaan.

  1. Ciptakan Manajemen SDM yang Baik

Manajemen SDM yang buruk juga menjadi faktor pendukung mengapa banyak karyawan yang tak betah bekerja di sebuah perusahaan. Padahal, bila perusahaan tak melakukan manajemen SDM yang baik maka perusahaan bisa tertinggal dari pesaing.

  1. Ciptakan Suasana Kerja yang Nyaman

Tak sedikit karyawan yang memilih bertahan di sebuah perusahaan karena suasana kerja yang nyaman. Tapi, perlu diingat bila kenyamanan suasana kerja bukan hanya dari faktor fasilitas, tetapi juga budaya atau kebiasaan kerja, tidak terikat pada struktur organisasi.

  1. Memberikan Jenjang Karier yang Jelas

Setiap karyawan tentunya ingin mendapatkan gambaran bila ia lama bekerja dalam sebuah perusahaan. Hal utama yang menjadi perhatian adalah jenjang karier.

  1. Berikan Kendali Pekerjaan Pada Karyawan

Ada beberapa bagian pekerjaan dalam perusahaan yang tak mengharuskan karyawannya berada di kantor selama 8 jam. Beberapa divisi itu seperti media sosial, content writer, marketing, atau sales. Dengan itu cukup berikan kepercayaan kepada mereka dalam mengelola pekerjaan mereka sendiri.

  1. Berikan Apresiasi atas Pencapaian Karyawan

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mau memberikan apresiasi kepada karyawannya yang sudah bekerja keras untuk membangun perusahaan. Karena itu berikanlah apresiasi sekecil apa pun itu kepada karyawan yang sudah bekerja luar biasa.

  1. Hargai Kehidupan Pribadi Karyawan

Perusahaan memang perlu mendorong karyawannya untuk memiliki etos kerja tinggi, tapi jangan sampai hal itu membuat perusahaan lupa bahwa karyawannya masih punya kehidupan di luar kantor. Jadi, hargailah kehidupan pribadi karyawan dengan tak terlalu memprioritaskannya selalu lembur atau sebagainya.

Demikian hal – hal mengenai pentingnya menumbuhkan loyalitas pada karyawan yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Improvement Focus. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Alasan Karyawan Resign

Banyak alasan yang menjadi penyebab karyawan resign. Tidak hanya karena faktor pribadi tadi bisa juga karna faktor internal perusahaan. Ingin tahu apa saja? Simak ulasannya berikut!

Apa yang kamu rasakan ketika mendengar karyawan ingin resign? Tentu hal ini akan membuat kamu kecewa bukan. Dalam sebuah perusahaan, memang cukup sulit untuk mempertahankan karyawan. Meski tidak selalu berarti negatif, namun banyak dan seringnya karyawan resign bisa jadi karena ada sesuatu yang tidak beres di perusahaan. Tidak mungkin karyawan resign tanpa memiliki alasan yang jelas. Tentunya banyak atau seringnya karyawan resign akan memberikan dampak bagi perusahaan. Apalagi jika karyawan tersebut sangat berkualitas, tentu hal ini akan membuat perusahaan kehilangan aset berharganya. Pada beberapa kasus mungkin penyebab karyawan resign karena alasan pribadi. Namun, bisa saja penyebabnya karena faktor internal dari perusahaan. Berikut ini adalah penyebab karyawan resign yang sering terjadi.

  1. Stagnasi

Penyebab karyawan resign yang pertama ialah stagnasi. Semua orang dalam bekerja ingin berkembang dan maju. Ketika mengetahui bahwa tidak ada kesempatan untuk maju dan berkembang, karyawan akan merasa harus mencari di tempat lain.

  1. Bekerja terlalu berat

Penyebab karyawan resign selanjutnya bisa karena stres yang berkepanjangan dan perasaan terbebani. Pekerjaan yang terlalu berat akan membuat karyawan memilih untuk keluar dari perusahaan. Hal ini sering terjadi pada karyawan yang dianggap paling teladan dan berkomitmen. Karena kinerjanya yang bagus, mereka cenderung dibebani dengan pekerjaan berlebih.

  1. Masa depan suram

Tidak ada karyawan yang ingin bekerja dalam suatu perusahaan yang memiliki visi dan misi yang besar tapi ternyata tidak berkembang. Tentunya karyawan tidak ingin menghabiskan ilmu dan bakatnya untuk mendukung sesuatu yang tidak jelas akan masa depannya.

  1. Kurang penghargaan

Penyebab karyawan resign karena mereka merasa kurang dihargai. Bahkan orang paling tidak peduli pun akan menginginkan suatu penghargaan terhadap pekerjaan mereka. Karyawan tentu ingin diberikan penghargaan atas prestasi yang telah mereka berikan terhadap perusahaan. Penghargaan tidak selalu berbentuk gaji atau bonus, tapi bisa juga ucapan sederhana sebagai bentuk terima kasih atas usaha mereka. Tentunya hal itu akan membangkitkan semangatnya untuk bekerja lebih baik.

  1. Kurang kepercayaan

Ketika menjadi karyawan tentu dapat menilai apakah perusahaan tersebut mempercayai mereka atau tidak. Namun, apabila karyawan sudah merasa tidak diberi kepercayaan oleh perusahaan, mereka akan lebih memilih untuk resign. Untuk itu penting bagi sebuah perusahaan untuk dapat lebih memberi kepercayaan kepada para karyawan.

Demikian hal – hal mengenai pentingnya mengetahui penyebab karyawan resign yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Improvement Focus. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Pentingnya Bekal Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap Positif untuk Masa Depan Anak

Peranan Penguasaan Pengetahuan Dasar

Sebuah rangkaian pertanyaan penting bagi para orang tua nih “apakah dengan hasil ujian yang memuaskan membuat anak-anak kita nanti benar-benar siap untuk menghadapi masa depan? Bisakah nilai-nilai yang sempurna jadi patokan nantinya mereka jadi pribadi yang tangguh dan mandiri menjalani lika-liku hidup ini? Juga, mampukah mereka bersaing dengan manusia dari segala penjuru bumi di era yang makin terbuka nanti?”

Oh tentu tidak semudah itu, Bunda dan Ayah!!

Karena dibutuhkan perpaduan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang mumpuni untuk menghadapi masa depan mereka nanti!

Memang sih ya, faktanya basic ilmu yang diperlukan di bursa kerja dunia adalah Sains, Technology, Engineering & Math (STEM) – setelah membaca dan menulis tentunya.

Tapi ada serangkaian keterampilan lain yang menurut para ahli mesti dikuasai oleh anak tanpa peduli pada bidang ilmu yang dituju. Karena selain berilmu mereka juga diharapkan mampu menyelesaikan masalah, kreatif, bisa bekerja sama juga berkomunikasi dengan baik di dunia kerja. Sehingga beberapa bekal keterampilan dibutuhkan agar mereka lebih siap melakukan pekerjaan yang diimpikan.

Selain itu perlu dukungan sikap positif sebagai panduan dalam menjalani kehidupan. Mempertahankan sikap positif di saat harus melewati pasang surut hidup ini penting untuk dikembangkan pada anak-anak kita ini. Sehingga dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, pekerjaan, juga berkeluarga nantinya mereka akan mengedepankan sikap positif sehingga bisa mencari solusi terbaik pada berbagai masalah yang dihadapi.

Keterampilan hidup yang dibutuhkan anak untuk masa depan

Nah, beberapa keterampilan yang mesti terus diasah sehingga anak-anak siap menghadapi masa depan diantaranya:

  1. Menyelesaikan Masalah

Di era serba kompetitif, anak diharapkan mampu berpikir kritis dan solutif. Pembiasaan yang bisa dilakukan diantaranya:

  • Jika mereka menanyakan “mengapa” pada satu hal, kembalikan lagi agar jadi bahan pemikiran.

Misalnya saat anak saya nanya:

“Mengapa bisa ada banjir ya, Buk? Karena hujan ya?”

“Hm, mengapa ya? Kalau cuma hujan saja enggak harus banjir seperti itu kan, ya? Kalau menurut kamu gimana?”

Tanyakan kembali dan dampingi anak mencari jawaban dengan mencari data dari buku atau internet sehingga pertanyaan tadi akan “terjawab sendiri” olehnya.

  • Gali ide kreatifnya

Hujan turun seharian, sehingga anak-anak enggak bisa main di luar. Akhirnya, saya beri dia kardus dan gunting juga lakban, lalu mengusulkan agar dia membuat robot dengan bahan-bahan yang ada. Dan ta daa..ide kreatifnya pun menjelma!

  1. Kerja Sama

Kerja sama biasanya dibiasakan di sekolah dengan pemberian tugas kelompok oleh guru. Ini akan membuat anak-anak belajar mengontrol emosi, menumbuhkan empati, belajar berdiplomasi dan menerapkan manajemen waktu. Sehingga diharapkan ke depan mereka akan siap bekerja sama dalam sebuah tim kerja.

  1. Penguasaan Teknologi

Teknologi yang terus berkembang mengharuskan generasi mendatang mesti siap untuk berpacu di era terkini. Tapi, teknologi di sini bukan berarti anak menguasai semua aplikasi yang ada di gadget yang dimiliki. Bukan pula sudah level up di game kesayangannya. Yang dimaksud penguasaaan justru bagaimana dia bisa menggunakan teknologi dengan bijak dan memanfaatkannya untuk hal-hal positif. Caranya dengan mendampingi dan mengarahkan anak saat menggunakan teknologi.

  1. Berkomunikasi

Menumbuhkan cara berkomunikasi yang baik diperlukan latihan di keseharian. Bisa lewat permainan yang membuat anak secara terstruktur bisa menyampaikan hasil penglihatan, pendengaran ataupun pengamatan.

  1. Berpikir Out of The Box

Saat anak menemui masalah, yang kita harapkan adalah mereka mampu menemukan solusinya. Nah, solusi yang didasari proses kreativitas akan menghasilkan sesuatu yang tak biasa alias out of the box. Pola pikir seperti ini diperlukan di tengah kompetisi yang kian hari kian sengit ini. Sehingga ke depannya anak-anak akan menjadi dewasa dan punya ide-ide “gila” yang berbeda dari yang lainnya. Seperti pada kebanyakan anak muda yang kini sukses dengan start-up-nya.

Kombinasi Pengetahuan + keterampilan + sikap positif  =  jalan menuju kesuksesan

Pengetahuan akademis yang dimiliki ditambah keterampilan yang dikuasai serta sikap positif yang selalu dijadikan pedoman akan menjadi tiket sukses anak di masa depan.

Orang yang selalu berpikiran positif lebih mudah bersosialisasi dan lebih disukai daripada seseorang yang terus-menerus melihat sisi negatif tentang segala sesuatu. Dalam hal peluang berjejaring, kita lebih mungkin bertemu orang-orang yang bersemangat dan bermanfaat jika kita memiliki sikap positif tentang diri sendiri. Orang yang berpandangan positif lebih terbuka untuk memperluas lingkaran sosial mereka sehingga akan membuka pintu peluang yang lebih besar nantinya. Sehingga memang benar adanya bahwa pengetahuan, keterampilan dan sikap positif akan memandu anak-anak kita menuju kesuksesan, terlepas dari tantangan yang mereka temui di sepanjang jalan.

Juga jangan lupa selain membekali anak dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif, beri mereka landasan iman. Agar anak tidak hanya hebat di dunia tapi juga memiliki kecerdasan moral.

Demikian hal – hal mengenai pentingnya memberikan pembekalan pengetahuan, keterampilan serta mindset positif pada anak yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Improvement Focus. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Pentingnya Training Motivasi Bagi Pelajar SMA

Pada umumnya seorang pelajar adalah seseorang yang sedang mengalami masa transisi dari remaja menuju dewasa. Dalam masa ini banyak masalah yang dihadapi. Tak heran pelajar yang tidak dapat mengatasi masalahnya akan membawa dirinya pada kesesatan seperti sering membolos, malas belajar, bahkan melakukan tindak kriminal.

Bagi seorang guru mungkin menganggap ini adalah tingkah laku nakal yang dilakukan seorang pelajar. Padahal sebenarnya ini bisa saja terjadi karena masalah keluarga ataupun masalah psikologis yang sedang menimpanya.

Jika pelajar berada pada keadaan seperti ini sebenarnya yang mereka butuhkan adalah dorongan dan semangat. Disinilah peran motivasi dibutuhkan. Sebagai energi pendorong, motivasi penting sebagai kekuatan yang menggerakkan seorang pelajar untuk bangkit mengatasimasalah dan meraih cita-cita.

Oleh sebab itu keberadaan training motivasi untuk pelajar disini sangat penting. Melalui motivator yang telah berpengalaman, pelajar akan diarahkan untuk mneyelesaikan masalah dan menumbuhkan gairah meraih cita-cita.

Melalui training motivasi pelajar juga diarahkan untuk membuat tujuan hidupnya secara jelas. Dengan tujuan hidup yang jelas maka semua tingkah laku dan perbuatan yang dilakukan hanya akan mengarah pada tujuan yang telah dibuat. Tentu saja ini akan memudahkan dalam mencapai tujuan.

Sebagai nilai plus, mengikuti training motivasi untuk pelajar juga memberikan kesempatan kepada pelajar untuk dapat belajar dari orang sukses.

Manfaat Motivasi Untuk Pelajar

  1. Memberikan dorongan semangat kepada pelajar untuk belajar dan mengatasi kesulitan.
  2. Mengarahkan pelajar kepada suatu tujuan tertentu yang berhubungan dengan cita-cita
  3. Membantu pelajar untuk mencapai metode pembelajaran yang tepat

Dari poin-poin di atas dapat kita ketahui bahwa motivasi merupakan pendorong bagi suatu tujuan yang berorientasi pada cita-cita. Melalui motivasi pelajar dapat menemukan metode belajar yang baik sehingga pelajar akan tetap terarah dalam proses pembelajaran. Lebih dari itu motivasi bukan hanya sebagai pendorong melainkan sesuatu yang benar-benar berperan mambantu ketekunan dalam belajar.

Demikian hal – hal mengenai pentingnya training motivasi bagi pelajar terutama SMA sederajat yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Improvement Focus. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Design a site like this with WordPress.com
Get started